Suara Wakil Rakyat – Jakarta, Kalut dan campur aduk antara halusinasi dengan kenyataan yang dialami seorang ibu dengan depresi pascapersalinan alias postpartum depression, jadi gambaran yang ditampilkan secara gamblang oleh Lynne Ramsay dalam Die My Love.
Film yang diangkat dari novel bertajuk sama karya Ariana Harwicz dengan naskah yang ditulis Ramsay bersama Walsh dengan Alice Birch ini intens, gelap, dan penuh dengan rasa tidak nyaman.
Mungkin memang itu yang jadi tujuan Ramsay, yakni membawa penonton ke dalam isi kepala seorang perempuan bernama Grace yang rapuh, tidak stabil, dan penuh ketidaknyamanan, yang dalam hal ini dimainkan dengan baik oleh Jennifer Lawrence.
Lawrence berhasil menyalurkan kebingungan, kemarahan, rasa haus akan kasih sayang, hingga dorongan-dorongan destruktif dengan keberanian akting luar biasa. Rasa bingung, lelah, dan dihantui bias nyata dan imajinasi itu bahkan sukses keluar dari layar dan dirasakan oleh saya.
Yok ke bioskop. (SWR/01)
