Suara Wakil Rakyat – Jakarta, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya yang menyebut banjir bandang di Sumatra “tak mencekam” ramai dikritik publik di media sosial.
Respons itu muncul setelah ia meninjau langsung kondisi lapangan di Tapanuli Selatan dan memantau dampak bencana dari helikopter.
Makanya Jenderal, kalo ngomong dipikir dulu. (SWR/01)







