Suara Wakil Rakyat – Jakarta, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang kini mendapat sorotan serius dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia tidak terkecuali dengan Parlemen Malaysia, Karena beberapa waktu lalu telah ditandatangani kesepakatan kerjasama DPR RI dengan Parlemen Malaysia di sektor Kepemudaan. Suara Wakil Rakyat belum memperoleh informasi pasti kapan tindak lanjut dari penandatangan tersebut, terkait hingga saat ini tidak satupun dari narasumber yang dihubungi berkomentar.
Suara Wakil Rakyat juga berupaya mencari tahu tentang bentuk kerja sama ini, apakah dalam bentuk pertukaran pemuda atau yang lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum memperoleh kejelasan. Namun yang dapat dituliskan disini adalah tentang bagaimana perkembangan hubungan kedua parlemen dari dua negara bertetangga ini amatlah dekat, “tidak seperti dibidang lain, seperti Olahraga khususnya sepakbola,” canda salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang tidak mau disebutkan namanya terkait gonjang-ganjing isu Gaji Anggota DPR RI yang kemudian berkembang kemana-mana ini dan melahirkan unjuk rasa dari mahasiswa dan masyarakat luas yang berujung anarkis. Sumber lain yang dihubungi via whatsapp pun, tidak mau berkomentar banyak selain menjawab tunggu perkembangan selanjutnya.
Hubungan antara Indonesia dan Malaysia diakui mengalami pasang surut yang signifikan, yang paling rentan adalah perbatasan kedua negara yang berada di Kalimantan, tepatnya Sipadan dan Ligitan. Namun relasi antara DPR dan Parlemen Malaysia tidak seperti itu. Semoga kondisi yang terjadi ini menjadi pemicu hubungan diplomatik kedua negara semakin membaik. Berharaplah. (SWR/01)







