Suara Wakil Rakyat – Jakarta, Para Jurnalis stasiun TV berita Internasional seperti Cable News Network (CNN) dan Al-Jazeera telah berdatangan ke Jakarta guna untuk peliputan perkembangan aksi Mahasiswa terhadap Dewan Perwakilan Rakyat yang amat menyita perhatian pemerintah ini.
Para Jurnalis media TV Internasional ini berasumsi, bahwa unjuk rasa dan tuntutan akan meluas hingga terjadi seperti pada tahun 1998. Disinyalir Brand besar asal Amerika yang mensponsori kegiatan unjuk rasa ini sampai Presiden Prabowo Subianto meletakan jabatannya, karena Produk asal Amerika Serikat ini tidak dapat masuk ke Indonesia disebabkan oleh peraturan larangan Impor yang telah ditandatangani oleh orang nomor satu di negeri ini. Menyusul perlawanan terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terhadap kebijakan tarif Impor bagi negara-negara Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Ermarini dari Partai Kebangkitan Bangsa membantah keras diskursus di atas. “Jangan mentang-mentang filosofi pemberitaan, Bad News is Good News, lalu mengharapkan Indonesia seperti yang mereka inginkan.”, pungkas kader Partai Kebangkitan Bangsa dari Organisasi Islam NU. Tambahnya, “Jika mereka menginginkan itu terjadi, lebih baik jangan masuk Indonesia!”, seperti yang dilansir oleh Tribun Online. (SWR/01)







