Suara Wakil Rakyat – Washington, Penyanyi pop Sabrina Carpenter mengajukan keberatan dan menolak lagu karyanya “Juno” yang digunakan Bea Cukai AS pada video yang diunggah Gedung Putih yang disebut sebagai tindakan jahat.
Ditulis laman Channel News Asia, Rabu, Sabrina menanggapi unggahan di media sosial Gedung Putih atas lagunya berjudul “Juno” yang dipakai dalam video penggerebekan penegakan imigrasi Bea Cukai (ICE) yang sedang beraksi, menangani orang dan memasang borgol pada tahanan.
“Video ini jahat dan menjijikkan. Jangan pernah melibatkan saya atau musik saya untuk kepentingan agenda Anda yang tidak manusiawi,” tulis Carpenter pada video yang diunggah hari Senin itu.
Menanggapi komentar Sabrina, Juru Bicara Gedung Putih Abigail Jackson membela tindakan yang dilakukan Bea Cukai tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah mendeportasi pembunuh ilegal dan pedofil.
Dijelaskan bahwa upaya tersebut untuk menyelamatkan negara dari pelaku ilegal dan menyebut tidak akan meminta maaf pada penyanyi tersebut.
Ada ada saja (SWR/01)







