Suara Wakil Rakyat
  • Home
  • Breaking News
  • ⁠Reguler
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Hiburan
  • Wakil Rakyat
    • Komisi I-VI
    • Komisi VII-XIII
    • Berita Khusus
  • Menu Lainnya
    • Sosok
      • Profil
      • Wawancara
    • Spesial
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Sosial
      • Kuliner
    • kolom
    • Lainnya
      • Informasi Buku
      • Suara Redaksi
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Papua
    • ⁠Laporan Utama
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • ⁠Reguler
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Hiburan
  • Wakil Rakyat
    • Komisi I-VI
    • Komisi VII-XIII
    • Berita Khusus
  • Menu Lainnya
    • Sosok
      • Profil
      • Wawancara
    • Spesial
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Sosial
      • Kuliner
    • kolom
    • Lainnya
      • Informasi Buku
      • Suara Redaksi
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Papua
    • ⁠Laporan Utama
No Result
View All Result
Suara wakil rakyat
No Result
View All Result
Home ⁠Reguler Internasional

Mengenang Presiden Mesir Anwar Sadat

suarawakilrakyat@gmail.com by suarawakilrakyat@gmail.com
October 8, 2025
stock photo anwar 8103
Share on FacebookShare on Twitter

Suara Wakil Rakyat – Jakarta,  Perdamaian antara sejumlah negara Arab dengan Israel, terutama yang selama ini dikenal vokal menentang zionisme, kerap memicu perdebatan tajam dan perpecahan di dalam negeri. Salah satu peristiwa paling tragis terjadi di Mesir, ketika Presiden Anwar Sadat (1970-1981) tewas dibunuh oleh tentaranya sendiri, tak lama setelah menandatangani perjanjian damai dengan Israel.

Peristiwa itu terjadi pada 6 Oktober 1981 saat Sadat menghadiri parade militer besar-besaran di Kairo. Parade tersebut digelar untuk memperingati keberhasilan pasukan Mesir menyeberangi Terusan Suez dan menembus pertahanan Israel dalam Perang Yom Kippur tahun 1973.

Seperti halnya pemimpin negara lain, Sadat duduk di tribun utama dengan pengamanan super ketat. Tak ada yang mengira akan terjadi sesuatu, sebab parade militer biasanya menggunakan senjata tanpa peluru tajam. Ini prosedur standar di banyak negara.
Suara Wakil Rakyat  berharap ini tidak  terjadi di Indonesia. (SWR/01) 

suarawakilrakyat@gmail.com

suarawakilrakyat@gmail.com

suarawakilrakyat (2)
  • Home
  • Breaking News

Categories

  • Reguler
  • Wakil Rakyat
  • Laporan
©2025 Suarawakilrakyat.com by MSW
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • ⁠Reguler
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Hiburan
  • Wakil Rakyat
    • Komisi I-VI
    • Komisi VII-XIII
    • Berita Khusus
  • Menu Lainnya
    • Sosok
      • Profil
      • Wawancara
    • Spesial
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Sosial
      • Kuliner
    • kolom
    • Lainnya
      • Informasi Buku
      • Suara Redaksi
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Papua
    • ⁠Laporan Utama

© 2025 SA - newsletter web by SA.