Rasa kecintaan yang mendalam terhadap dunia jurnalistik inilah yang menyebabkan saya masih terus mengupayakan agar Suara Wakil Rakyat (SWR) ini tetap eksis di lintas media online yang diakui masyarakat luas. Meski jatuh bangunnya SWR ini bisa meruntuhkan mental, namun beruntung saya, Ben Adriansah, tidak patah semangat dan bertemu dengan sosok Dimas Damarjati Firdiansyah yang menjadi partner keuangan bagi SWR.
Permasalahan tidak berhenti disitu saja. Untuk mencari partner keredaksionalan yang mau bersusah-payah membangun media ini hingga nantinya mampu menghidupi orang orang yang menggawanginya, adalah manusia sekaliber Aba Mardjani dengan pengalamannya sebagai wartawan olahraga tabloid olahraga BOLA dan GO yang dengan rela memberikan sumbangan tulisan kolomnya. Situasi yang sama juga ada pada saudaraku Tri Handoyo, seorang penulis fiksi dan perupa. Kurnia Effendi, nama yang sudah tidak asing lagi di dunia cerita pendek tanah air. Sederet nama nama beken lainnya untuk tulisan kolom dan keredaksionalan sengaja tidak saya tulis disini karena permintaan beliau-beliau untuk tidak disebutkan namanya. SWR ini hanya memberitakan kegiatan wakil rakyat yang bersifat positif. Kami menghindari berita-berita yang bersifat gosip, menyudutkan pihak tertentu dan senada dengan itu.
Kedepannya diharapkan SWR dapat berkembang hadir pada masing-masing provinsi atau malahan pada daerah tingkat dua arena ada DPRD, tingkat satu untuk level provinsi dan DPRD, tingkat dua untuk level kotamadya dan Kabupaten.
Harapan ini tidaklah muluk, karena pada ERA NETIZEN SEPERTI SEKARANG INI, untuk membina dan membangun jaringan yang dapat menggunakan media sosial, ada seperti Facebook, Whatsapp, Instagram, TikTok dan lain sebagainya.
Salam Suara Wakil Rakyat. Merdeka!







